HOME PROFIL MEDIA AJAR PERANGKAT AJAR RUANG DISKUSI AKUN BELAJAR.ID
INF-LD-2.17 Memiliki kesadaran penuh (mindfulness) dalam dunia digital.
Penalaran Kritis: Murid mampu menganalisis kebiasaan dan perilaku dalam menggunakan teknologi digital, mengenali dampak penggunaan perangkat dan media digital terhadap diri sendiri maupun orang lain, serta mengevaluasi informasi, konten, pesan, dan interaksi digital sebelum memberikan respons. Murid mampu menentukan tindakan yang tepat, bijak, dan bertanggung jawab dengan mempertimbangkan tujuan, manfaat, risiko, serta dampak dari aktivitas digital.
Kolaborasi: Murid mampu bekerja sama dalam mengidentifikasi berbagai kebiasaan dan permasalahan dalam penggunaan teknologi digital, berdiskusi mengenai cara menerapkan mindfulness digital, berbagi pengalaman dan strategi penggunaan teknologi yang sehat, serta menyusun solusi atau kampanye digital secara bersama dengan menghargai pendapat dan kontribusi setiap anggota kelompok.
Halo!
Selamat datang pada sesi pembelajaran Mindfulness dalam Dunia Digital.
Kita akan belajar melalui serangkaian aktivitas untuk memahami bagaimana menggunakan teknologi digital dengan sadar, bijak, seimbang, dan bertanggung jawab. Pada sesi awal ini, kalian diminta untuk mengingat kembali pengalaman saat menggunakan HP, media sosial, game, internet, atau berbagai platform digital lainnya.
Silakan jawab sesuai dengan pengalaman dan pemikiran kalian sendiri. Tidak ada jawaban benar ataupun salah. Mulai dari diri adalah tes sebelum belajar.
Apakah kalian pernah menyesal setelah mengirim pesan atau mengunggah sesuatu di media sosial?
Apa yang akan kalian lakukan jika menerima berita yang belum tentu benar?
Mengapa kita perlu berpikir sebelum menekan tombol Kirim atau Bagikan?
Murid membangun pemahaman terhadap konsep, fakta, prinsip, atau prosedur melalui kegiatan mengamati, bertanya, mencari informasi, berdiskusi, dan menghubungkan dengan pengetahuan yang telah dimiliki.
Pada tahap ini, fokusnya bukan menghafal, tetapi memastikan murid benar-benar memahami alasan, fungsi, dan hubungan antar konsep.
Pada bagian ini, kalian akan mencoba mendalami lebih jauh tentang Mindfulness dalam Dunia Digital. Kalian akan belajar secara mandiri melalui paparan materi berupa video, artikel, atau slide PowerPoint yang berisi informasi tentang cara menggunakan teknologi digital dengan sadar, bijak, seimbang, aman, dan bertanggung jawab.
Mindfulness dalam dunia digital berkaitan dengan kemampuan untuk menyadari apa yang kita lakukan ketika menggunakan teknologi, memperhatikan dampaknya, serta memilih tindakan yang tepat sebelum merespons, mengunggah, atau membagikan sesuatu. Kemampuan ini juga berkaitan dengan kesejahteraan digital, yaitu bagaimana interaksi dengan perangkat, platform, dan layanan digital dapat memengaruhi kondisi seseorang.
Buatlah ringkasan dari materi berikut ini yang dapat disajikan dalam berbagai bentuk kreatif, seperti paragraf yang dilengkapi dengan ornamen gambar yang menggambarkan hobi atau bakat kalian, mind map, poster atau gambar berbantuan AI, tabel, komik, puisi, lagu berbantuan AI, video berbantuan AI, maupun bentuk kreatif lainnya.
Apa yang Dimaksud dengan Mindfulness dalam Dunia Digital?
Mengapa Mindfulness Penting dalam Dunia Digital?
Bagaimana Cara Menerapkan Mindfulness dalam Dunia Digital?
Apa Saja Contoh Perilaku Mindful dan Tidak Mindful di Dunia Digital?
Selamat berproses!
Mindfulness adalah kemampuan untuk memberikan perhatian secara sadar terhadap apa yang sedang dilakukan, dipikirkan, dan dirasakan.
Mindfulness dalam dunia digital adalah kemampuan menggunakan perangkat dan teknologi digital secara sadar, fokus, bijak, seimbang, dan bertanggung jawab. Pengguna tidak sekadar mengikuti kebiasaan atau dorongan untuk membuka perangkat, tetapi menyadari tujuan, waktu, isi, serta dampak dari aktivitas digitalnya.
Ciri-ciri penggunaan teknologi secara sadar:
* Menggunakan teknologi sesuai kebutuhan dan tujuan.
* Mampu mengendalikan waktu penggunaan.
* Fokus ketika melakukan aktivitas digital.
* Berpikir sebelum mengirim atau membagikan sesuatu.
* Menyadari emosi sebelum memberikan respons.
* Mempertimbangkan dampak tindakan terhadap diri sendiri dan orang lain.
Teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi penggunaan yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti kehilangan fokus, membuang waktu, sulit beristirahat, kecanduan perangkat, terpapar informasi berlebihan, serta melakukan tindakan secara terburu-buru.
Mindfulness membantu kita mengendalikan perhatian dan waktu, sehingga teknologi digunakan sesuai kebutuhan, bukan justru mengendalikan aktivitas kita.
Penggunaan teknologi yang sadar juga mendukung kesejahteraan digital (digital wellbeing), yaitu kondisi ketika seseorang mampu menggunakan teknologi secara sehat, aman, seimbang, dan memberikan manfaat bagi kehidupannya.
Beberapa cara menerapkan mindfulness antara lain:
💭 Berpikir sebelum mengirim atau membagikan sesuatu
Pastikan pesan atau konten yang dibagikan benar, bermanfaat, dan tidak merugikan orang lain.
🔎 Memeriksa informasi sebelum mempercayainya
Periksa sumber, tanggal, dan kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
⏰ Mengendalikan waktu penggunaan perangkat
Tentukan batas waktu untuk bermain game, menggunakan media sosial, atau aktivitas digital lainnya.
📚 Menghindari penggunaan teknologi saat melakukan aktivitas penting
Ketika belajar, mengerjakan tugas, atau berbicara dengan orang lain, hindari gangguan dari perangkat yang tidak diperlukan.
😌 Menyadari emosi sebelum memberikan respons
Jika sedang marah atau kecewa, berhenti sejenak dan tenangkan diri sebelum membalas pesan atau komentar.
⚖️ Menjaga keseimbangan kehidupan digital dan nyata
Seimbangkan waktu menggunakan teknologi dengan belajar, beristirahat, berolahraga, berkumpul dengan keluarga, dan berinteraksi secara langsung.
Gunakan prinsip 5 langkah sederhana:
🛑 BERHENTI SEJENAK
Jangan terburu-buru melakukan sesuatu di dunia digital.
👀 SADARI
Sadari apa yang sedang dilakukan dan mengapa kita melakukannya.
🧠 PIKIRKAN DAMPAKNYA
Pertimbangkan manfaat, risiko, dan dampaknya bagi diri sendiri maupun orang lain.
✅ PILIH TINDAKAN YANG TEPAT
Pilih tindakan yang aman, sopan, bermanfaat, dan sesuai dengan tujuan.
🤝 LAKUKAN DENGAN BERTANGGUNG JAWAB
Siap bertanggung jawab atas tindakan dan konten yang kita buat atau bagikan.
Murid menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipahami untuk menyelesaikan masalah, menghasilkan karya, atau melakukan praktik dalam konteks nyata.
Pada tahap ini murid menunjukkan bahwa mereka mampu menggunakan konsep, bukan hanya menjelaskannya.
Petunjuk:
Buka link https://wordwall.net/play/117384/686/865?wwmethod=link
Bacalah setiap soal dengan cermat.
Masukkan nama lengkap dan kelas sebelum memulai kuis.
Jawablah semua pertanyaan dengan jujur dan sesuai kemampuan.
Klik tombol "Kirim/Submit" setelah selesai mengerjakan.
Masukkan Nama dan Kelas, Klik Mulai
Kalian sedang mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba muncul pesan:
🔥 VIRAL! Kamu terpilih mendapatkan hadiah Rp500.000!
Segera klik link berikut dan masukkan nama lengkap, nomor HP, username, password, dan kode OTP agar hadiah tidak hangus dalam 10 menit!
Identifikasi minimal 5 tanda bahaya dari pesan tersebut.
Tentukan informasi mana yang tidak boleh diberikan dan jelaskan alasannya.
Jika teman kalian mengatakan, "Cepat klik, nanti hadiahnya hilang!", bagaimana kalian merespons?
Susun algoritma 5 langkah yang dapat digunakan siapa saja sebelum mengeklik tautan mencurigakan.
Buat keputusan akhir: Klik / Tidak Klik, kemudian pertahankan keputusan kalian dengan minimal 3 alasan.
Masukkan Nama dan Kelas, Klik Mulai
Aktivitas mana yang paling banyak menghabiskan waktu?
Aktivitas mana yang paling banyak memberikan manfaat?
Apakah durasi penggunaan sesuai dengan tujuan awal?
Temukan minimal 2 kebiasaan yang perlu diperbaiki.
Tidak perlu takut salah.
Tidak perlu berebut.
Semua kelompok memiliki kesempatan yang sama.
🦆 Putar Duck Race
atau
🎡 Putar Wheel of Names
Siapakah yang akan menjadi presenter pertama? 😄
Murid mengevaluasi proses dan hasil belajarnya, menyadari keberhasilan maupun kesulitan yang dialami, serta merencanakan perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
Refleksi membantu murid menjadi pembelajar yang mandiri dan terus berkembang.
v Guru memandu refleksi bersama (Bersahabat/ Komunikasi) (Comunication dan Colaborative 4K) [Eksplorasi Pemahaman]
Apa yang sudah dipelajari?
Apa kendala yang dihadapi dan bagaimana cara mengatasinya?
“Apa manfaat menyusun mind map untuk me-review materi yang telah dipelajari?”
“Mengapa penting me-review kembali materi sebelum mempelajari materi baru?”
Apa manfaat Google Drive dalam menyimpan, mengelola, dan berbagi file untuk kegiatan belajar?
v Guru memberikan penguatan konsep dan motivasi.
v Guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik untuk mengetahui sejauh mana peserta didik memahami materi pembelajaran. (Comunication dan Colaboration)
v Guru dan peserta didik menyimpulkan tentang materi yang dipelajari. Guru memberikan poin-poin penting mengenai materi yang telah dipelajari. (Comunication dan Colaboration)
v Guru memberikan motivasi dan memuji hasil karya peserta didik. (SRA)
v Guru bersama peserta didik mensyukuri nikmat dan karunia yang diberikan Tuhan, dan meminta peserta didik bedoa dan meninggalkan ruangan dengan tertib. (Religius dan Disiplin)