HOME Ā Ā PROFIL Ā Ā MEDIA AJARĀ Ā Ā PERANGKAT AJAR Ā Ā RUANG DISKUSI Ā Ā AKUN BELAJAR.ID
HOME Ā Ā PROFIL Ā Ā MEDIA AJARĀ Ā Ā PERANGKAT AJAR Ā Ā RUANG DISKUSI Ā Ā AKUN BELAJAR.ID
Murid dapat menjelaskan pentingnya informatika, merefleksikan dan mengoneksikan konsep informatika dengan praktik pembelajaran yang sudah dilakukan pada kelas VII dan VIII, serta menyiapkan diri untuk pelajaran Informatika Kelas IX.Ā
Penalaran Kritis: Murid menganalisis keterkaitan materi Informatika Kelas VII dan VIII, menarik kesimpulan, serta merefleksikan manfaatnya dalam kehidupan dan pembelajaran selanjutnya.
Kolaborasi: Murid bekerja sama dalam kelompok, saling bertukar ide, menghargai pendapat teman, serta menyusun hasil refleksi dan rencana kesiapan belajar secara bersama-sama.
Halo!Ā
Selamat datang pada sesi pembelajaran Informatika.Ā
Informatika adalah salah satu disiplin ilmu yang banyak dipakai pada kehidupan kita sehari-hari. Konsep dan ilmu Informatika sangat bermanfaat khususnya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang kita hadapi. Ingatkah kalian di kelas VII dan VIII?. Di kelas IX ini, kalian akan kembali mendalami konsep dan keilmuan Informatika tersebut. Namun sebelumnya, kalian perlu mengingat kembali apa itu Informatika dan materi-materi Informatika yang dipelajari mulai kelas VII dan VIII, serta agar kalian lebih siap untuk memulai kegiatan pembelajaran Informatika kelas IX.Ā
Silakan Anda jawab sesuai dengan pengalaman dan pemikiran Anda sendiri. Tidak ada jawaban benar ataupun salah. Mulai dari diri adalah tes sebelum belajar.
"Materi apa saja yang telah kalian pelajari pada kelas 7 dan kelas 8?"Ā
Tulis jawaban pada link : RUANG DISKUSI
Untuk dapat mempelajari informasi baru tentu membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun, adanya mind mapping dapat mempermudah hak tersebut. Mind mapping dihadirkan dalam bentuk visualisasi yang menawan sehingga lebih mudah dipahami.Ā
Dengan begitu kamu bisa mengetahui tujuan serta tugas yang ada didalamnya. Hal tersebut memindahkan kamu untuk mengatur waktu bekerja dengan lebih efektif. Proses ini tentunya dapat mendukung kamu untuk dapat semakin produktif.
Fungsi utama dari mind mapping adalah untuk membantu proses pembelajaran agar lebih mudah dipahami.Ā
Mind mapping berfokus terhadap informasi yang diberikan. Sehingga kamu bisa memanfaatkan mind mapping untuk dapat menghubungkan berbagai informasi dengan tema utamanya.Ā
Dengan begitu proses belajar akan berjalan secara lebih mudah, tidak membosankan, dan cepat. Kamu bisa langsung berfokus terhadap tema serta cabang yang dijabarkan pada mind mapping.
Mind mapping sangat penting untuk proses pembelajaran, karena mampu meningkatkan pemahaman. Dalam hal ini, pembiasan tentang tema utama hingga sub topiknya dapat dipahami dengan lebih mudah dan cepat.Ā
Informasi yang dihadirkan bisa langsung dipahkamu
ami, karena mind mapping umumnya sudah dilengkapi dengan catatan kecil yang dapat berperan sebagai panduan.
Gambar bercabang dengan visualisasi yang menarik membuat kamu bisa memahami informasi didalamnya dengan lebih mudah. Selain itu, kamu juga bisa meningkatkan kreativitas dengan membuat mind mapping.Ā
Hal tersebut terjadi karena dalam proses pembuatan, kamu harus menambahkan simbol, gambar serta warna yang menarik agar mudah dipahami.Ā
Dengan begitu informasi bisa tersampaikan dengan lebih jelas. Proses ini mampu merangsang kinerja otak kanan sehingga dapat berfungsi sebagai sarana mengasah kreativitas.
Langkah pertama yang perlu dilakukan untuk dapat membuat mind mapping adalah menentukan topik utama yang akan digunakan. Topik tersebut dapat berasal dari masalah yang ingin diselesaikan, maupun faktor lainnya.Ā
Umumnya dengan menetapkan topik utama, kamu akan mendapatkan kata kunci yang akan digunakan sebagai fokus pemikiran. Kata kunci biasanya terdiri dari 1-3 kata. Kamu bisa mengawali pemilihan topik dalam arti yang luas, contohnya komunikasi dan lainnya.
Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat cabang dari topik utama. Kamu perlu mencari beberapa ide yang memiliki kaitan erat dengan topik utama. Jadikan ide tersebut sebagai cabang pertama dari topik.Ā
Misalnya kamu menggunakan topik komunikasi, maka cabangnya bisa terdiri dari verbal dan nonverbal. Kamu bisa membuat cabang dengan melakukan identifikasi terhadap jenis atau bagian lain yang berkaitan dengan topik utama.
Setelah mendapatkan ide untuk cabang utama, cara membuat mind mapping untuk belajar yang harus diterapkan adalah menguraikannya ke dalam beberapa sub topik.Ā
Kamu bisa menentukan beberapa ide yang memiliki ruang lingkup lebih kecil. Sehingga bisa dijadikan sebagai ranting dari cabang utama.
Ketika sudah menentukan beberapa sub topik, kamu bisa menggunakan garis untuk menghubungkannya. Dengan menggunakan komponen garis, kamu bisa semakin mudah untuk membaca dan memahami isi mind mapping yang dibuat.Ā
Kamu bisa menggambar garis mulai dari topik utama hingga sub topik yang paling spesifik. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman melalui gambar.
Cara membuat mind mapping yang bagus adalah dengan menambahkan kode warna. Untuk dapat memahami setiap ide yang terdapat pada sub topik, kamu bisa menggunakan kode warna pada bagian garis penghubung atau gambar.Ā
Dengan begitu alur pengelompokan dapat terlihat lebih jelas sehingga mudah dipahami. Kamu bisa menentukan sendiri warna apa yang digunakan. Pilihlah beberapa warna sesuai dengan sub topik yang digunakan agar lebih identik dan mudah dibaca.
Ketika menjabarkan sub topik, kamu mungkin akan menemukan berbagai ide yang saling berhubungan. Namun kamu perlu memilihnya lagi dengan baik. Mind mapping yang efektif harus memiliki ide yang memiliki kaitan erat dengan sub topik.Ā
Meskipun memiliki banyak ide, kamu bisa memilih beberapa diantaranya yang paling berkaitan dengan sub topik.Ā
Hal tersebut dibutuhkan untuk mencegah kamu memasukan ide yang tidak dibutuhkan. Pilihlah ide yang paling relevan sehingga alurnya dapat terbaca dan bisa membuat mind mapping yang benar.
Mind mapping bisa saja dibuat dengan banyak cabang. Agar tidak lupa dengan setiap ide, kamu bisa memberikan catatan kecil.Ā
Bukan hanya sebagai pengingat, namun catatan tersebut dapat menjadi sebuah keterangan ide yang dianggap sulit atau cukup kompleks. Dengan begitu Anda bisa mengingatnya dengan baik.
Dengan memperhatikan cara membuat mind mapping, kamu bisa menyusun pemikiran dengan lebih terstruktur. Hal ini dapat membantu kamu untuk menemukan solusi atau ide baru yang dapat memecahkan masalah.
Sumber : https://www.binar.co.id/blog/cara-membuat-mind-mapping-mudahĀ
Contoh Aplikasi Mind Map Maker :
Pada bagian ini anak-anak akan mencoba mendalami lebih jauh, seperti apa yang dimaksud dengan Menyelesaikan Persoalan Struktur Data Graph dan Tree. Anda secara mandiri akan berproses dengan paparan materi berbentuk video, ataupun artikel/slide powerpoint yang berisikan keterangan mengenai Menyelesaikan PersoalanStruktur Data Graph dan Tree. Di tiap bagiannya nanti akan terdapat serangkaian penugasan mandiri/ kelompok yang perlu Anda kerjakan, namun mampu membantu Anda untuk mendalami materi tersebut.Ā
Selamat berproses!Ā
Refleksikan kembali materi Informatika yang telah kalian pelajari di kelas VII dan VIII, kemudian sajikan dalam bentuk mind map digital yang menarik, informatif, dan kreatif.
Ingat kembali materi Informatika yang telah dipelajari selama kelas VII dan VIII.
Tuliskan materi-materi Informatika yang telah kalian pelajari dalam bentuk peta konsep (mind map) dengan menggunakan alat bantu program aplikasi (mind-map tools) yang berbasis online dan gratis.Ā Ā
Unduh hasil mind map dan beri nama : Informatika_mindmap_nama_kelas dalam format PDF atau PNG/JPG.
Memuat ringkasan materi Informatika kelas VII dan VIII.
Menggunakan bahasa yang singkat, jelas, dan mudah dipahami.
Desain menarik, rapi, dan mudah dibaca.
Merupakan karya sendiri (tidak menyalin karya orang lain).
File mind map dalam format PDF, PNG, atau JPG.
Pertemuan selanjutnya mind map akan disimpan pada folder Google Drive sesuai petunjuk yang telah diberikan.
Contoh aplikasi mind map maker:Ā
Pada bagian ini anak-anak akan mencoba mendalami lebih jauh, seperti apa yang dimaksud dengan Menyelesaikan Persoalan Struktur Data Graph dan Tree. Anda secara mandiri akan berproses dengan paparan materi berbentuk video, ataupun artikel/slide powerpoint yang berisikan keterangan mengenai Menyelesaikan PersoalanStruktur Data Graph dan Tree. Di tiap bagiannya nanti akan terdapat serangkaian penugasan mandiri/ kelompok yang perlu Anda kerjakan, namun mampu membantu Anda untuk mendalami materi tersebut.Ā
Selamat berproses!Ā
Buka Google Drive dengan akun belajar kalian masing-masing.
Buat folder dengan nama Informatika 9 nama dan kelas (contoh: Informatika 9 Almira Putri 9.1).Ā
Buat subfolder (di dalam folder Informatika 9 nama dan kelas) dengan nama : 1. Mind Map Informatika.Ā
Upload peta konsep kalian kedalam subfolder 1. Mind Map Informatika.
Buka Google Drive.
Klik kanan pada folder Informatika 9 nama dan kelas.
Pilih Bagikan (Share).
Pada jendela yang muncul, klik bagian āAkses Umumā atau āGeneral accessā. Ubah opsi menjadi āSiapa pun yang memiliki linkā (Anyone with the link). Pilih hak akses: Viewer (Pelihat) ā hanya bisa melihat. Klik salin link (ini adalah link yang dibagikan ke orang lain).
Bagikan (share) Folder kalian, kirim link google drive ke : Klik Disini
Buka Browser
Gunakan browser seperti Chrome, Firefox, Edge, atau lainnya.
Kunjungi Situs Google Drive
Ketik https://drive.google.com di bilah alamat, lalu tekan Enter.
Klik "Go to Drive" / "Masuk ke Drive"
Tombol ini akan membawa Anda ke halaman login Google.
Masukkan Alamat Email Google Anda
Contoh: namakamu@gmail.com, lalu klik Berikutnya.
Masukkan Kata Sandi
Ketik password dengan benar, lalu klik Berikutnya.
Selesai
Anda akan masuk ke tampilan utama Google Drive, tempat Anda bisa mengunggah, melihat, dan mengelola file.
TUTORIAL MEMBUAT FOLDER & SUBFOLDER DI GOOGLE DRIVE
š TUTORIAL MEMBUAT FOLDER & SUBFOLDER DI GOOGLE DRIVEĀ
ā 1. Membuat Folder
Login ke Google Drive
Masuk ke https://drive.google.com menggunakan akun Google Anda.
Klik Tombol ā+ Baruā
Terletak di sisi kiri atas layar.
Pilih āFolderā
Jendela pop-up akan muncul.
Masukkan Nama Folder
Tulis nama folder yang diinginkan, lalu klik āBuatā.
Folder Berhasil Dibuat!
Folder baru akan muncul di daftar file Anda.
ā 2. Membuat Subfolder
Buka Folder yang Telah Dibuat
Klik dua kali pada folder utama untuk membukanya.
Klik ā+ Baruā Lagi di Dalam Folder Itu
Pilih lagi āFolderā.
Masukkan Nama Subfolder
Misalnya: āTugas Minggu 1ā, lalu klik āBuatā.
Subfolder Telah Dibuat
Kini subfolder berada di dalam folder utama.
TUTORIAL MEMBAGIKAN FOLDER DI GOOGLE DRIVEĀ
ā 1. Masuk ke Google Drive
Buka https://drive.google.com dan login menggunakan akun Google Anda.
ā 2. Klik Kanan pada Folder yang Ingin Dibagikan
Pilih "Bagikan" (Share) dari menu yang muncul.
ā 3. Pilih Metode Berbagi:
a. Bagikan ke Orang Tertentu
Ketik alamat email orang yang ingin Anda beri akses.
Pilih hak akses:
Penampil (Viewer) ā hanya bisa melihat.
Komentator (Commenter) ā bisa melihat & berkomentar.
Editor ā bisa mengedit dan menghapus isi folder.
Klik āKirimā.
b. Bagikan Melalui Link
Klik āSalin Linkā.
Ubah pengaturan siapa saja yang bisa mengakses:
āDibatasiā ā hanya orang tertentu.
āSiapa saja yang memiliki linkā ā terbuka untuk umum.
Atur hak akses seperti di atas.
Klik āSelesaiā.
vĀ Guru memandu refleksi bersama (Bersahabat/ Komunikasi) (ComunicationĀ dan Colaborative 4K) [Eksplorasi Pemahaman]
Apa yang sudah dipelajari?
Apa kendala yang dihadapi dan bagaimana cara mengatasinya?
āApa manfaat menyusun mind map untuk me-review materi yang telah dipelajari?ā
āMengapa penting me-review kembali materi sebelum mempelajari materi baru?āĀ
Apa manfaat Google Drive dalam menyimpan, mengelola, dan berbagi file untuk kegiatan belajar?Ā
vĀ Guru memberikan penguatan konsep dan motivasi.Ā
vĀ Guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik untuk mengetahui sejauh mana peserta didik memahami materi pembelajaran. (Comunication dan Colaboration)
vĀ Guru dan peserta didikĀ menyimpulkan tentang materi yang dipelajari. Guru memberikan poin-poin penting mengenai materi yang telah dipelajari. (Comunication dan Colaboration)
vĀ Guru memberikan motivasi dan memuji hasil karya peserta didik. (SRA)
vĀ Guru bersama peserta didik mensyukuri nikmat dan karunia yang diberikan Tuhan, dan meminta peserta didik bedoa dan meninggalkan ruangan dengan tertib. (Religius dan Disiplin)